Pages

Selasa, 25 Oktober 2016

Tugas Teknik Lingkungan dan AMDAL

UNIVERSITAS GUNADARMA

MANFAAT DAN GLOBAL TARGET LINGKUNGAN




Manfaat lingkungan secara global dalam bidang keanekaragaman hayati, mitigasi perubahan iklim, perairan internasional, degradasi lahan, penipisan ozon, dan polutan organik yang persisten. Manfaat lingkungan hidup ini khusus untuk masing-masing fokus, dan didefinisikan di bawah ini.

1. Keanekaragaman Hayati

Manfaat lingkungan global di bidang Keanekaragaman Hayati meliputi :
·                     Konservasi keanekaragaman hayati yang signifikan secara global;
·                     Pemanfaatan secara berkelanjutan komponen keanekaragaman hayati yang signifikan secara global; dan
·                     Pembagian yang adil dan merata dari keuntungan yang dihasilkan dari pemanfaatan sumber daya genetik, termasuk melalui akses yang memadai terhadap sumber daya genetik.

2. Degradasi Lahan

Manfaat lingkungan global di bidang Degradasi Lahan, khusus menangani penggurunan dan deforestasi, termasuk:
·                     Peningkatan penyediaan agro-ekosistem dan barang dan jasa ekosistem hutan;
·                     Dimitigasi/efek rumah kaca dihindari dan meningkatkan penyerapan karbon;
·                     Kerentanan dikurangi agro-ekosistem dan ekosistem hutan terhadap perubahan iklim dan dampak yang disebabkan oleh manusia lainnya;
·                     Konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan keanekaragaman hayati di lanskap yang produktif; dan
·                     Polusi berkurang dan pendangkalan perairan internasional.
3. Perairan Internasional

Manfaat lingkungan global di bidang perairan internasional meliputi:
·                     Kerjasama multi-negara untuk mengurangi ancaman terhadap perairan internasional;
·                     Mengurangi beban pencemaran di perairan internasional dari pengayaan nutrisi dan tekanan berbasis lahan lainnya;
·                     Memperbaiki dan mempertahankan ekosistem air tawar, pesisir dan laut, termasuk keanekaragaman hayati yang relevan secara global dan ekosistem serta kapasitas untuk menyerap karbon untuk mengurangi pemanasan global; dan
·                     Mengurangi kerentanan terhadap variabilitas iklim dan risiko yang terkait dengan iklim, dan peningkatan ketahanan ekosistem melalui kerjasama multi-negara untuk menyeimbangkan permukaan dan penggunaan air tanah lintas sektor.

4. Penipisan Lapisan Ozon

Penipisan ozon memiliki dampak yang merugikan pada manusia, hewan, tumbuhan dan ekosistem, dan fokus tujuan ini adalah untuk menjaga lapisan ozon melalui pengurangan penggunaan BPO di seluruh dunia. manfaat lingkungan dari pengurangan penggunaan BPO antara lain:
·                     Melindungi kesehatan manusia dari kanker, katarak, dan kerusakan sistem kekebalan tubuh melalui pencegahan pembuangan BPO;
·                     Mengurangi risiko penipisan lapisan ozon terhadap lingkungan, seperti ekosistem perairan, tanaman terestrial, dan mungkin perubahan iklim;

5. Polusi Organik Persisten (POP)

Paparan POP dapat menyebabkan efek yang parah pada kesehatan manusia yaitu melalui cacat lahir, kanker, dan gangguan sistem kekebalan tubuh dan reproduksi, keanekaragaman hayati, dan ekosistem. Mengurangi POP sehingga dapat menghasilkan manfaat lingkungan global seperti:
·                     Risiko POP berkurang pada kesehatan manusia dan lingkungan melalui pengurangan dan menghilangkan produksi, penggunaan dan pelepasan POP; dan
·                     Ekosistem yang dilindungi dan barang-barang dan jasa, termasuk keanekaragaman hayati, dari dampak POP.

6. Pengelolaan Hutan Lestari

Manfaat lingkungan global menangani penekanan oleh UNFCCC, CBD dan UNCCD tentang pentingnya konservasi, pemanfaatan dan pengelolaan hutan, termasuk:
·                     Pengurangan hilangnya hutan dan degradasi hutan;
·                     Pemeliharaan berbagai jasa lingkungan dan produk yang berasal dari hutan; dan
·                     Penghidupan yang berkelanjutan ditingkatkan untuk masyarakat lokal dan masyarakat yang bergantung pada hutan.
Kerusakan lingkungan hidup merupakan fenomena dan gejala sosial yang saat ini sering kali dijumpai pada berbagai wilayah, baik di wilayah daratan, perairan, maupun kerusakan atmosfer. Kerusakan lingkungan yang terjadi pada suatu kawasan dampaknya dapat dirasakan oleh penduduk yang tinggal di luar kawasan tersebut. Adapun masalah lingkungan yang terjadi di seluruh negara di dunia, baik di negaranegara maju maupun berkembang adalah pencemaran.
Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1997, tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak berfungsi dengan baik sesuai dengan peruntuk kannya.


Dasar Hukum :

  1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
  2. Undang-Undang Nomor 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPLH)

Istilah dan Definisi Lingkungan Hidup dan Ekologi

                    Pengertian akan Lingkungan Hidup telah banyak sekali dikemukakan oleh beberapa ahli lingkungan. Menurut Otto Soemarwoto pengertian lingkungan hidup adalah jumlah semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati yang mempengaruhi kehidupan kita. Sedangkan Munadjat Danusaputro memberikan pengertian lingkungan hidup sebagai semua benda dan kondisi termasuk di dalamnya manusia dan tingkah perbuatannya, yang terdapat dalam ruang tempat manusia berada dan mempengaruhi hidup dan kesejahteraan manusia dan jasad hidup lainnya (Siahaan, 1987:1).
Menurut Ehrlich dan kawan-kawan merumuskan tentang lingkungan sebagai berikut (Ehrlich, Holdren, 1973:38):
For our purpose, the environment is the unique skin of soil, water, gaseous, atmosphere, mineral nutrients, and organisms that covers this otherwise undistinguished planet.
Pemerintah Indonesia dalam UU Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 23 tahun 1997 memberikan pengertian Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain
Sesuai dengan pengertian lingkungan Hidup diatas, maka perlu diketahui tentang adanya pembagian Lingkungan Hidup; dengan tujuan mencari pola pengelolaan yang ditentukan dan dikehendaki. L.L. Bernard (dalam Siahaan, 1987:12) membagi lingkungan atas empat macam, yaitu :
Lingkungan fisik (anorganik), lingkungan yang terdiri dari gaya kosmik dan fisigeografis :tanah, udara, air, radiasi, gaya tarik, ombak dan sebagainya
Lingkungan biologi (organik),segala sesuatu yang bersifat biotis
Lingkungan Sosial , terdiri dari :
Fisiososial, yaitu yang meliputi kebudayaan materiil : peralatan, senjata, mesin, gedung dan sebagainya
Biososial manusia dan bukan manusia, yaitu manusia dan interaksi terhadap sesamanya dan hewan beserta tumbuhan domestik dan semua bahan yang digunakan manusia yang berasal dari sumber organik
Psikososial, yaitu yang berhubungan dengan tabiat bathin manusia, seperti sikap, pandangan, keinginan, keyakinan. Hal ini terlihat dari kebiasaan, agama, ideologi, bahasa dan lain-lain
Lingkungan Komposit, yaitu lingkungan yang diatur secara institusional, berupa lembaga-lembaga masyarakat
Tetapi ada juga beberapa sarjana yang hanya memberikan tiga macam pembagian lingkungan hidup, yaitu :
Lingkungan fisik (Physical Environment),  yaitu segala sesuatu di sekitar kita yang bersifat benda mati, seperti : air, sinar, gedung dan lainnya
Lingkungan biologis (Biological Environment),  yaitu segala sesuatu yang ada di sekitar kita yang bersifat organis, seperti manusia, hewan, tumbuhan dan lainnya
Lingkungan Sosial (Social Environment), yaitu manusia-manusia lain yang berada di sekitar kita atau kepada siapa kita mengadakan hubungan pergaulan
Dengan adanya proses saling mempengaruhi antara  makhluk hidup dalam suatu lingkup kehidupan (lingkungan hidup) yang tersusun secara teratur tersebut maka muncul istilah yang dikenal dengan ekosistem (ecosystem). Ekosistem atau proses interaksi ini disebabkan oleh fungsi yang berbeda dari masing-masing setiap individu makhluk hidup yang menempati dalam satu ruang/tempat, dimana setiap individu tersebut berusaha menjaga dan mempertahankan eksistensi dan fungsinya. Rangkaian proses tersebut kemudian menjalin rantai makanan (life chain). Selama terdapat keteraturan fungsi dan interaksi, maka proses di dalam ekosistem akan tetap terkendali sedemikian rupa, sehingga keseimbangan akan tetap terjaga.
Hubungan antar makhluk hidup dan antara makhluk hidup dengan lingkungannya memberikan sebuah pengertian yang mendalam untuk ditelaah lebih lanjut. Karena suatu makhluk hidup; termasuk manusia, pada jaringan kehidupannya, memiliki fungsi, peranan dan kedudukan yang saling berkaitan dengan lingkungannya. Dengan demikian diperlukannya bidang penelaahan yang dikonsepkan sebagai “ekologi”. Pengertian ekologi berasal dari dua suku kata bahasa Yunani, yaitu “oikos” yang berarti rumah (house, place to live) dan “logos” yang berati penelaahan (studi).
Oleh karena itu Laurence Pringle mendefinisikan ekologi sebagai berikut :
“Ecology is the study of the “houses”, or environment, of living organisms—all of the surroundings, including other anmals and plants, climate and soil” (Pringle, 1971:2) 
Sedangkan Broom dan Selznic mengungkapkan konsep :
” Ecology is the study of living things relate (adjust) themselves to their environment”
(Broom, Selznic, 1960:354).

Dan akhirnya Erlich dan kawan-kawan memberikan batasan ekologi sebagai berikut (Ehrlich, Holdren, 1973:6):
“Ecology is the subdicipline of biology that deals with interactive between organism and their environment on the population, community and ecosystem levels of organization.” 

Berlangsungnya sistem ekologi yang membentuk jalinan kehidupan antara makhluk hidup sesamanya dengan lingkungannya mengikuti asas-asas tertentu yang berlaku di dalam ekosistem yang bersangkutan, yang terdiri :
Asas Kenekaragaman, setiap makhluk hidup mempunyai perbedaan yang beragam, dan juga mempunyai fungsi dan peranannya masing-masing dalam kehidupan. Karena hal yang demikian itu, secara alamiah mengalami kesimbangan yang stabil dan dinamis. Suatu jenis tunduk kepada hukum alam dalam mempertahankan kenekaragaman jenis yang saling membutuhkan dalam melangsungkan kehidupannya masing-masing.
Asas Kerjasama, terciptanya keseimbangan alamiah di alam dalam suatu ekosistem sebagi hasil adaptasi makhluk hidup yang ada didalamnya dan adanya hubungan kerjasama di antara mereka yang menunjang terciptanya kesimbangan dan kestabilan yang dinamis.
Asas Persaingan, persaingan antar makhluk hidup berfungsi untuk saling mengontrol pertumbuhan suatu komponen yang ada alam, yang berlangsung secara dinamis. Persaingan yang ada di alam merupakan sebuah proses seleksi untuk menjaga keseimbangan dan stabilitas
Asas Interaksi, hubungan antar komponen yang ada di alam bersifat hubungan timbal arah yang aktif untuk menjaga pertumbuhan dan perkembangan individu, kelompok atau jenis makhluk hidup di dalam ekosistem

Dengan demikian, pengertian ekologi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaituauteklogi dan synekologi. Autekologi adalah ilmu yang khusus mempelajari ekologi suatu individu dengan lingkungannya. Contohnya adalah ekologi serangga, ekologi manusia, dan sebaginya. Sedangkan synekologi mempelajari ekologi suatu kelompok organisme dengan lingkungannya. Contohnya adalah ekologi hutan, ekologi pesisir dan sebagainya.
Berbagai pendekatan yang ada di dalam ekologi yang menelaah hubungan makhluk hidup yang satu dengan yang lainnya; pada suatu ekosistem, dapat diadaptasikan dalam menelaah hubungan kehidupan manusia dengan lingkungannya. Pendekatan tersebut dikenal dengan Ekologi Sosial, yang mempunyai pengertian mempelajari penyebaran keruangan habitat manusia dengan kompleksitas sosial budaya tertentu, yang timbul dan berubah sebagai akibat proses sosial serta interaksi ekologis. sedangkan Fairchild (Fairchild, 1964:281-282) mengemukakan ekologi sosial sebagai berikut :
“Social ecology is that branch of science which treats of (a) the spatial-functional structure of areas of human habitation, and (b) the spatial distributions of social and cultural traits of complexes, which phenomena arise and change as the result of percesses of both social and ecological interaction.
Adapun interaksi yang dilakukan manusia terhadap lingkungan di sekitarnya sangat beraneka ragam dan berbeda-beda, yang sangat dipengaruhi oleh pandangan yang dianut. Dalam ilmu ekologi, terdapat dua pandangan yang mendasari berbagai macam model pendekatan manusia terhadap lingkungannya, yaitu pandangan Immanen dan pandangan Trasenden. Pandangan Immanen menempatkan manusia merupakan salah satu sub sistim dari ekosistem lingkungan, yang secara hakikat adalah merupakan satu kesatuan (terintegralisasi) dan terjalin demikian rupa dalam kaitan fungsional. Umumnya dapat dilihat di masyarakat pedesaan, yang masih mempertahankan kesimbangan alam dengan mendasarkan pada tradisi atau kebiasaan yang bersifat mithos dan mistis. Sedangkan pandangan transenden memandang lingkungan sebagai obyek yang dapat dieksploitir semaksimal mungkin, dengan menutup diri dari keserasian, keselarasan dan kesimbangan yang akhirnya berusaha memusatkan ekosistem pada dirinya (Siahaan, 1987:25-27).

Asas-asas Pengetahuan Lingkungan


§     ASAS 1
Menyatakan bahwa semua energi yang memasuki sebuah organisme, populasi, atau ekosistem yang dianggap sebagai energi tersimpan atau terlepaskan. Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain, serta tidak dapat hilang, dihancurkan, maupun diciptakan.
§     ASAS 2
Menyatakan bahwa tidak ada sistem perubahan energi sangat efisien. Misalnya pada Hukum Termodinamika II yaitu “Semua sistem biologi kurang efisien, kecenderungan umum, energi berdegradasi ke dalam bentuk panas yang tidak balik dan beradiasi menuju angkasa.”
§     ASAS 3
Menyatakan bahwa materi, energi, ruang, waktu dan keanekaragaman, semuanya termasuk pada sumber alam.
§     ASAS 4
Menyatakan bahwa semua kategori sumber alam, jika pengadaannya telah maksimal, pengaruh unit kenaikannya sering menurun dengan penambahan sumber alam sampai ke tingkat maksimum.
§     ASAS 5
Menyatakan bahwa terdapat dua jenis sumber alam, yaitu sumber alam yang pengadaannya dapat merangsang penggunaan, dan tidak mempunyai daya rangsang penggunaan.
§     ASAS 6
Menyatakan bahwa Individu dan spesies yang mempunyai lebih banyak keturunan daripada saingannya, cenderung akan berhasil mengalahkan saingannya tersebut.
§     ASAS 7
Menyatakan bahwa kemantapan pada keanekaragaman suatu komunitas lebih tinggi di alam lingkungan yang mudah diramal.
§     ASAS 8
Menyatakan bahwa sebuah habitat dapat jenuh atau tidak oleh keanekaragaman takson. Hal tersebut bergantung kepada bagaimana nicia dalam lingkungan hidup dapat memisahkan takson.
§     ASAS 9
Menyatakan bahwa keanekaragaman komunitas apa saja sebanding dengan biomasa dibagi produktivitasnya. Terdapat hubungan antara biomasa, aliran energi, dan keanekaragaman dalam suatu sistem biologi.
§     ASAS 10
Menyatakan bahwa lingkungan yang stabil perbandingan antara biomasa dengan produktivitas dalam perjalanan waktu naik mencapai sebuah asimtot. Sistem biologi menjalani evoluasi yang mengarah pada peningkatan efisiensi penggunaan energi pada lingkungan fisik yang stabil.
§     ASAS 11
Menyatakan bahwa sistem yang telah mantap mengeksploitasi sistem yang belum mantap. Contohnya seperti pada hama tikus, serangga dari hutan rawa menyerang tanaman pertanian dilahan transmigran.
§     ASAS 12
Menyatakan bahwa kesempurnaan adaptasi suatu sifat atau tabiat tergantung kepada kepentingan relatifnya pada keadaan lingkungan.
§     ASAS 13
Menyatakan bahwa ingkungan yang secara fisik telah mantap memungkinkan terjadinya penimbunan keanekaragaman biologi pada ekosistem yang mantap, serta kemudian dapat menggalakkan kemantapan populasi lebih jauh.
§     ASAS 14
Menyatakan bahwa derajat pola keteraturan naik-turunnya populasi tergantung kepada jumlah keturunan dalam sejarah populasi sebelumnya yang akan mempengaruhi populasi tersebut.
Klasifikasi Pengetahuan Alam dan Pengolahannya
A.    Pengertian Sumber Daya Alam
Sumber daya alam adalah semua kekayaan berupa benda mati maupun benda hidup yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia (Abdullah, 2007: 3)

B.     Klasifikasi Sumber Daya Alam
Sumber daya alam dapat dibedakan berdasarkan sifat, potensi, dan jenisnya.
1.      Berdasarkan Sifat
Menurut sifatnya, sumber daya alam dapat dibagi 3, yaitu sebagai berikut :
- Sumber daya alam yang terbarukan (renewable), misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, air, dan tanah. Disebut terbarukan karena dapat melakukan reproduksi dan memiliki daya regenerasi (pulih kembali).
- Sumber daya alam yang tidak terbarukan (nonrenewable), misalnya: minyak tanah, gas bumi, batu tiara, dan bahan tambang lainnya.
- Sumber daya alam yang tidak habis, misalnya, udara, matahari, energi pasang surut, dan energi laut.
2.      Berdasarkan Potensi
Menurut potensi penggunaannya, sumber daya alam dibagi beberapa macam, antara lain sebagai berikut:
- Sumber daya alam materi; merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan dalam bentuk fisiknya. Misalnya, batu, besi, emas, kayu, serat kapas, rosela, dan sebagainya.
- Sumber daya alam energi; merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan energinya. Misalnya batu bara, minyak bumi, gas bumi, air terjun, sinar matahari, energi pasang surut  laut, kincir angin, dan lain-lain.
- Sumber daya alam ruang; merupakan sumber daya alam yang berupa ruang atau tempat hidup, misalnya area tanah (daratan) dan angkasa.
3.      Berdasarkan Jenis
Menurut jenisnya, sumber daya alam dibagi dua sebagai berikut :
- Sumber daya alam nonhayati (abiotik); disebut juga sumber daya alam fisik, yaitu sumber daya alam yang berupa benda-benda mati.
Misalnya : bahan tambang, tanah, air, dan kincir angin.
- Sumber daya alam hayati (biotik); merupakan sumber daya alam yang berupa makhluk hidup. Misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, dan manusia.

C.    Pemanfaatan Sumber Daya Alam
Persebaran sumber daya alam tidak selamanya melimpah. Ada beberapa sumber daya alam yang terbatas jumlahnya, kadang-kadang dalam proses pembentukannya membutuhkan jangka waktu yang relatif lama dan tidak dapat di tunggu oleh tiga atau empat generasi keturunan manusia.
Dalam memanfaatkan sumber daya alam, manusia perlu berdasar pada prinsip ekoefisiensi. Artinya tidak merusak ekosistem, pengambilan secara efisien dalam memikirkan kelanjutan SDM. Pembangunan yang berkelanjutan bertujuan pada terwujudnya keberadaan sumber daya alam untuk mendukung kesejahteraan manusia. Maka prioritas utama pengelolaan adalah upaya pelestarian lingkungan.
1.   Pemanfaatan SDA Nabati
- Dimanfaatkan sebagai sumber daya pangan seperti padi, jagung, ubi dan sebagainya
- Dimanfaatkan sebagai sumber sandang seperti serat haramay
- Beberapa jenis tanaman dapat dimanfaatkan sebagai minyak atsiri seperti kayu putih, sereh, kenanga, cengkeh
- Dimanfaatkan sebagai tanaman hias seperti anggrek
- Dimanfaatkan sebagai bahan baku mebel seperti meranti, rotan, bambu
- Dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan kencur, jahe, kunyit
- Dimanfaatkan sebagai keperluan industri 
2.   Pemanfaatan SDA Hewani
- Dimanfaatkan sebagai sumber daya pangan seperti daging sapi, daging kambing
- Dimanfaatkan sebagai sumber kerajinan tangan seperti lokan, dirangkai menjadi perhiasan
- Dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai budaya manusia dan nilai kehidupan, seperti bentuk kapal selam diadopsi dari cara ikan menyelam, bentuk pesawat dari bentuk burung
3.   Pemanfaatan SDA Barang Tambang
Usaha pemanfaatan pertambangan dan bahan galian dalam pembangunan Indonesia adalah sebagai berikut:
- Sebagai pemenuh kebutuhan SDA barang tambang dan galian dalam negeri.
- Menambah pendapatan negara karena barang tambang dapat diekspor keluar negeri
- Memperluas lapangan kerja
- Memajukan bidang transportasi dan komunikasi
- Memajukan industri dalam negeri

D.    Pengelolaan Sumber Daya Alam
Sumber daya alam perlu dilestarikan supaya dapat mendukung kehidupan makhluk hidup. Bila sumber daya alam rusak atau musnah kehidupan bisa terganggu. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat diusahakan untuk menjaga kelestarian sumber daya alam    :
1.    Berdasarkan prinsip berwawasan lingkungan dan berkesinambungan
- Penghijauan dan Reboisasi
- Sengkedan atau terasering
- pengembangan daerah aliran sungai
- pengelolaan air limbah
- penertiban pembuangan sampah
2.    Berdasarkan Prinsip Mengurangi
Dalam mengambil sumber daya alam sebaiknya jangan diambil semuanya, tetapi berprinsip mengurangi saja. Pengambilan yang dihabiskan akan merusak lingkungan dan mengganggu ekosistem lingkungan.
3.    Berdasarkan Prinsip Daur Ulang
Proses daur ulang adalah pengolahan kembali suatu massa atau bahan-bahan bekas dalam bentuk sampah kering yang tidak mempunyai nilai ekonomi menjadi barang yang berguna bagi kehidupan manusia.
Ada 2 sistem pengelolaan sampah yaitu system pengelolaan formal dan informal, yaitu:
- Sistem pengelolaan formal
Yakni pengumpulan pengangkutan dan pembuangan yang dilakukan oleh aparat setempat misalnya Dinas Kebersihan dan  Pertanaman
- Sistem pengelolaan informal
Yakni aktifitas yang dilakukan oleh dorongan kebutuhan untuk hidup dari sebagian masyarakat. Secara tidak sadar mereka berperan serta dalam kebersihan kota dan mereka sebenarnya juga merupakan pendekar lingkungan.
 Daftar Pustaka :

https://ahmadharisandi7.wordpress.com/2015/10/19/1-asas-asas-pengetahuan-lingkungan/
http://anthycamurty.blogspot.co.id/2012/11/klasifikasi-sumber-daya-alam-manfaat_30.html
http://artonang.blogspot.co.id/2015/03/pengertian-lingkungan.htmL
http://artonang.blogspot.co.id/2015/03/analisis-dampak-lingkungan.htmL
http://artonang.blogspot.co.id/2016/04/manfaat-lingkungan-bagi-manusia.html
Otto Soemarwoto, Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan Atur-Diri-Sendiri dalam Era Otonomi Daerah, Makalah Seminar Nasional, Pasca Sarjana UGM,2001.



Senin, 23 Mei 2016

Sepuluh Jenis Makanan Sehat untuk Tubuh

UNIVERSITAS GUNADARMA


Sepuluh Jenis Makanan Sehat yang Dapat Membuat Hidup Lebih Baik


Hasil gambar untuk makanan yang baik untuk kesehatan

Nutrisi yang baik dapat membantu anda menjaga kesehatan tanpa mengorbankan rasa makanan itu sendiri. Makanan yang sehat dapat membantu anda bekerja produktif, menjaga berat badan anda, dan menurunkan resiko terkena berbagai jenis penyakit.

Secara umum makanan sehat merupakan makanan dengan gizi seimbang, rendah lemak, serat tinggi, mengandung sayuran dan buah-buahan. Untuk memenuhi semua hal itu, anda perlu asupan makanan yang memenuhi semua kebutuhan nutrisi yang diperlukan tanpa berlebihan dalam lemak, gula dan kalori.

Tingkat kesehatan seseorang sangat tergantung dengan apa yang dia makan. Oleh sebab itu, penting untuk bisa memilih dengan cerdas makanan yang dapat menunjang kesehatan secara keseluruhan.

Ada banyak jenis makanan sehat dan beberapa diantaranya wajib untuk Anda konsumsi setiap hari. Berikut ini adalah 10 jenis makanan sehat yang tidak boleh anda abaikan, seperti dikutip dari kompas health:

1. Ikan kaya Omega 3
Ada 5 jenis ikan yang kaya akan kandungan asam lemak omega 3 seperti, salmon, makarel, trout, herring, dan tuna. Bagi Anda yang tidak mempunyai kocek lebih, ikan kembung bisa menjadi pilihan. Selain harganya cukup murah, ikan kembung juga tinggi kandungan asam lemak omega 3.

2. Brokoli
Sayuran hijau ini memiliki banyak manfaat. Untuk Anda yang sedang berusaha melangsingkan badan, brokoli bisa menjadi pilihan tepat karena mempunyai kemampuan untuk menyerap kelebihan lemak dan mengeluarkannya dari tubuh.

3. Telur
Jangan takut untuk makan telur. Makanan ini sangat kaya akan vitamin dan tinggi kandungan lemak sehat serta protein yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Bahkan studi teranyar menunjukkan, telur memiliki kandungan antioksidan kuat, yang berfungsi menangkal radikal bebas dalam tubuh.

4. Bayam
Sejak dulu bayam dikenal sebagai sumber makanan yang kaya akan zat besi. Selain itu, sayur ini juga memiliki khasiat untuk mencegah hilangnya penglihatan akibat penuaan (macular degeneration), penyakit kanker, katarak dan bayi lahir cacat. Bahkan, kandungan lutein dan folate di dalamnya dapat membantu mencegah penyakit jantung dan bayi yang lahir cacat.

5. Berries
Buah ini terkenal dengan kandungan antioksidannya yang tinggi dan rendah gula. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan buah berries terbukti sangat ampuh untuk melawan beberapa jenis kanker, seperti payudara dan usus.

6. Kacang
Macadamia, almond, pistas, merupakan jenis kacang yang kaya akan protein dan lemak baik. Menjadikannya sebagai camilan tampaknya cukup baik untuk membantu menekan nafsu makan ketimbang Anda harus ngemil keripik.

7. Tomat
Fakta menunjukkan bahwa buah tomat memiliki sumber nutrisi sangat lengkap. Selain dapat menjadi pelengkap waktu sarapan, makan siang dan malam, Anda juga bisa menyajikannya dalam bentuk jus. Tomat memiliki likopen, senyawa penting yang sudah dikenal ampuh untuk melawan sel kanker. Tomat juga tinggi kandungan Vitamin A dan K, yang membantu dalam menjaga tingkat tekanan darah tetap terkendali.

8. Daging
Belakangan ini, banyak penelitian yang mengungkap dampak buruk dari konsumsi daging merah terhadap kesehatan. Tetapi, jika dikonsumsi dengan jumlah yang tepat, hal ini tidak akan meimbulkan masalah. Karena walau bagaimana pun, kita membutuhkan asupan daging sebagai sumber protein.

9. Cokelat hitam
Makan coklat tidak selamanya identik dengan sesuatu yang buruk. Bahkan berbagai riset telah menunjukkan manfaat coklat hitam untuk kesehatan jantung, hati dan ibu hamil. Sekeping coklat hitam juga terbukti mampu memperlancar peredaran darah pada tubuh kita

10. Anggur merah (red wine)
Beberapa orang mungkin memiliki pandangan negatif tentang minuman beralkohol yang satu ini. Tetapi jangan salah, penelitian menunjukkan bahwa minum satu gelas wine setiap hari sangat baik untuk kesehatan karena sifat antioksidan yang terkandung didalamnya. Red wine memiliki banyak kandungan antioksidan seperti flavonoid, polyphenol, fenol, reseveratol yang dianggap mampu mengatasi masalah kesehatan seperti stres bahkan kanker.


Manfaat Olahraga Bagi Kesehatan mental

UNIVERSITAS GUNADARMA


MANFAAT OLAHRAGA BAGI KESEHATAN MENTAL


Olahraga adalah aktivitas seseorang untuk melatih tubuh entah itu jasmani atau rohani di mana orang yang memlakukan olah raga secara teratur akan mendapatkan manfaat yang berlimpah seperti tubuh menjadi bugar dan segar, tubuh menjadi seimbang antara berat badan dan tinggi badan, badan menjadi atletis dimana kita akan menunjang juga dengan rasa percaya diri di dalam hati menjadi berlipat dikarenakan badan atau body menjadi atletis dan seimbang.
Akan tetapi faktanya pada kehidupan sekarang adalah masyarakat enggan olahraga dikarenakan masyarakat sibuk dengan pekerjaanya masing-masing dan tidak sempat olah raga, ini adalah cara hidup yang tidak sehat di mana keseimbangan aktivitas dengan pola makan dan tidak adanya olahraga akan mengakibatkan tidak adanya keseimmbangan di dalam tubuh, contoh tubuh tidak seimbang adalah aktivitas hidup antara pekerjaaan dengan pola makan sperti otaka dan tenaga sering kali terkuras di pekerjaan orang/perorangan di suatu masyarakat, ini mengakibatkan daya tahan tubuh akan menurun dan pola makan yang tidak teratur ataupun makanan yang tidak sehat itu juga akan mengakibtakan munculnya penyait-penyakit di dalam tubuh dan kita sendiri yang akan merasakanya, itu semua akan bisa terhindar jika kita mengatur konsep hidup sehat dimana kita bekerja dengan waktu yang cukup, makan dengan teratur dan mengkonsumsi makanan yang berserat bagus, dan tidak ketinggalan olahraga secukupnya setidaknya menyisihkan waktu 30 sampai 45 menit untuk olahraga, itu adalah waktu yang cukup untuk olah raga secara teratuer, apabila olahraga sampai 2 jam itu juga tidak bagus untuk tubuh kita dimana olahraga yang terlalu lama akakn mengakibatkan tubuh kita terlalu lelah dan akan mengakibatkan tubuh menjadi drop.
Manfaat olahraga untuk kesehatan tubuh kita memang sudah lama terbukti, latihan olahraga penting tidak hanya penting untuk memelihara kebugaran fisik tetapi juga kesehatan mental.
Sekarang daftar efek positif dari olahraga akan bertambah panjang lagi dengan adanya temuan bukti baru dari Daniel M. Landers, profesor ilmu kesehatan fisik dan olahraga dari Univeritas Arizona. Cukup dengan menggerakkan tubuh selama 10 menit setiap hari kesehatan mental kita akan meningkat cepat. Selain itu daya pikir akan bertambah jernih dan yang menggembirakan dapat mengurangi ketegangan alias stress serta membuat perasaan menjadi riang selalu. Menurut Landers ada lima manfaat olahraga yang dapat menyehatkan mental kita.
Adapun manfaat olah raga untuk kesehatan mental antara lain :
1.Olahraga mengurangi stress
Setiap manusia normal pernah mengalami stres atau ketegangan, Apakah stres tersebut disebabkan karena masalah ekonomi seperti inflasi atau devaluasi, masalah pergaulan atau retaknya hubungan suami istri, urusan kantor yang tidak pernahselesai, ujian akhir yang akan dihadapi, keputusan salah yang telah diambil atau mungkin keragu-raguan untuk mengambil keputusan. Semua manusia pernah mengalami stress, dan Anda harus tahu bagaimana mengatasinya! Banyak oarang menderita penyakit, putus asa, bahkan mati mendadak disebabkan stres! Bagaimana caranya Anda dapat mengindari stres? Ternyata olaraga dapat menolong Anda untuk mengatasi stres. Bagaimana? Untuk itu kita perlu melihat bagaimana kerja otot yang kita miliki. Berolahraga dapat membantu kita mengurangi kegelisahan hati dan bahkan dapat melawan kemarahan.
Alasannya, kalau jantung kita bekerja pada saat berolahraga, maka otomatis konsentrasi pikiran tidak akan terfokus pada urusan pekerjaan lagi. Selain dapat mengalihkan pikiran, aerobik yang rutin juga dapat meningkatkan ketahanan kardiovaskular, sehingga nantinya kita dapat bersikap tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi suatu masalah. Aktifitas yang terbukti efektif dalam melawan ketegangan otak adalah aerobik macam berjalan kaki, bersepeda, renang, jogging dan yoga.
2.Olahraga dapat meningkatkan kekuatan otak
Sudah bukan rahasia lagi kalau kegiatan fisik yang rutin dilakukan bisa meningkatkan daya reaksi, konsentrasi, kreativitas dan kesehatan mental kita. Hal ini dikarenakan tubuh memompa lebih banyak darah sehingga kadar oksigen dalam peredaran darah juga meningkat yang ujungnya mempercepat pemasukkan darah ke otak. Para ahli sepakat kalau otak cukup mendapat asupan darah maka reaksi fisik dan mental seseorang akan meningkat.
3.Olahraga dapat melawan penuaan
Penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa dengan hanya berolahraga ringan seperti berjalan kaki saja dapat membantu tubuh mencegah penurunan daya kerja otak pada wanita lanjut usia. Semakin lama dan seringnya kegiatan berjalan kaki ini dilakukan maka ketajaman pikiran juga akan semakin membaik. Hasil terbaik akan didapat dengan menggerakkan tubuh setiap minggu selama sembilan minggu. Kegiatannya tidak perlu terlalu tinggi intensitasnya, cukup dengan berkeliling saja, yang penting daya pacu jantung kita dapat meningkat, lanjut Landers. Tapi manfaatnya daya ingat kita akan selalu tajam.
4.Penyalur syaraf otak
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga, ada penambahan gelombang alfa di otak. Gelombang otak alfa sudah lama diketahui yang berhubungan dengan rileks dan keadaan santai seperti pada waktu bermeditasi. Gelombang alfa ini terlihat pada seorang yang jogging untuk 20 sampai 30 menit, dan tetap dapat diukur setelah olahraga tersebut berakhir. Para peneliti mengemukakan bahwa bertambahnya kekuatan gelombang alfa memberikan kontribusi kepada keuntungan kejiwaan dari olahraga, termasuk berkurangnya kecemasan dan depresi.
5.Olahraga meningkatkan rasa bahagia
Banyak orang yang terkena depresi atau sakit hatinya memakai obat penenang sebagai jalan keluar. Sekarang jalan menuju kebahagian secara alami dapat diraih dengan menggerakkan tubuh secara rutin, olahraga terbukti manjur dalam meningkatkan hormon penumbuh rasa bahagia dalam otak kita, seperti adrenalin, serotonin, dopamin dan endorphin, yang merupakan pembunuh nomor satu penyakit hati. Sebuah survey di Inggris melaporkan 83% penderita depresi bergantung pada aktifitas olahraga dalam memperbaiki perasaan hati dan mengurangi kecemasan
Berolahraga selama 16 minggu secara rutin pada orang yang memiliki kadar depresi yang sedang mendapatkan efek bahagia, penelitian di Universitas Duke membuktikan bahwa 60% penderita depresi yang menjalani olahraga 30 menit tiga kali seminggu selama enam bulan dapat melawan penderitaan tanpa harus menggunakan obat dokter. Namun bagi penderita depresi yang berat tentu tidak bisa begitu saja lepas dari obat-obatan. Hanya saja banyak dokter sekarang yang memasukkan kegiatan olahraga dalam resep pengobatan mereka disamping obat penenang medis.


Read more:http://doktersehat.com/manfaat-olahraga-bagi-kesehatan-mental/#ixzz49Y7q9DaL


Read more:http://doktersehat.com/manfaat-olahraga-bagi-kesehatan-mental/#ixzz49Y7qBhyJ